Rabu, Oktober 27, 2021

Mantan Kades Diduga Korupsi Pengadaan Lampu Jalan Rp 168 Juta

Sumbawa, HarianNTB.com – Mantan Kepala Desa Labuan Lalar Kecamatan Taliwang Sumbawa Barat periode 2013-2018 berinisial AS, diguga melakukan tindak pidana korupsi anggaran pengadaan lampu jalan tenaga Surya.

Hal itu disampaikan Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono melalui Paur Humas Ipda Eddy Soebandi dalam laporannya yang diterima Harian NTB, Rabu (17/2/2021).

Eddy mengatakan, bahwa pihaknya melalui unit Tipikor Polres Sumbawa Barat telah melakukan penyidikan sejak 2019 terhadap oknum mantan Kepala Desa.

- Advertisement -

Disebutkan, pengadaan lampu jalan tenaga surya dengan pagu anggaran sebesar Rp 192.500.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Labuhan Lalar tahun 2018.

Dalam pengadaan barang dengan anggaran ratusan juta tersebut, kemudian AS mengambil alih tanpa melibatkan tim pengelola kegiatan (TPK) pengadaan barang dan jasa di Desa.

“Dalam pengadaan lampu tenaga surya di Desa Labuhan Lalar tersebut diambil alih oleh Kepala Desa tanpa melibatkan tim pengelola kegiatan (TPK) pengadaan barang dan jasa di desa,” Jelas Eddy, Rabu (17/2/2021).

Dengan perbuatannya itu, pihaknya menilai apa yang dilakukan AS bertentangan dengan Peraturan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) Nomor 22 tahun 2015 tentang perubahan atas peraturan Kepala LKPP Nomor 13 tahun 2013 tentang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa di Desa.

Selain itu, kata Eddy, sampai dengan akhir tahun anggaran, pekerjaan tidak dilaksanakan, AS hanya memberikan uang muka kepada pihak penyedia yang ditunjuk namun tidak ditindaklanjuti dengan pembayaran barang.

“Artinya pekerjaan tersebut fiktif atau tidak dilaksanakan, padahal AS telah mendesak bendahara desa untuk mencairkan anggaran dengan jumlah tersebut setelah dipotong pajak,” katanya.

“Akibat perbuatannya tersangka merugikan Negara sebesar Rp 168.525.000,” Tambahnya.

Kemudian, pada Selasa (16/2/2021) pihak Polres Sumbawa Barat menyerahkan tersangka beserta barang bukti (BB) ke Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat setelah disidik sejak akhir 2019 lalu.

“Dalam perkara tersebut, penyidik melakukan penyitaan terhadap uang muka yang disetorkan oleh tersangka pada rekanan sebesar Rp 2.596.000 dan barang bukti beberapa tiang lampu, serta barang bukti berupa dokumen telah ikut diserahkan oleh tim penyidik yang dipimpin langsung oleh Kaur Binops Sat Reskrim Iptu Zainal Abidin yang juga dipercayai merangkap menjadi Kanit Tipikor” katanya.

Dikatakan, prosesnya ini berlanjut setelah sebelumnya Jaksa mengirim surat pemberitahuan hasil penyidikan sudah lengakap (P.21).

‘’Dengan penyerahan tersangka dan barang bukti tersebut maka kewenangan penanganan perkara sudah sepenuhnya beralih ke Jaksa penuntut umum untuk proses hukum selanjutnya” katanya.  (DMS)

- Advertisement -

Related Articles

Stay Connected

1,929FansSuka
3,257PengikutMengikuti
17PengikutMengikuti
- Advertisement -

Latest Articles