Senin, Oktober 25, 2021

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria Ini Tewas Gantung Diri

Praya, HarianNTB.com – Nuridan (29), warga Dusun Sintung Barat, Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah ditemukan tewas tergantung dirumahnya.

Nurdin tewas diduga gantung diri lantaran depresi ditinggal istri.

Kapolsek Batukliang Utara, IPTU Sri Bagyo, Rabu (7/4/2021) menyebutkan, bahwa korban ditemukan sudah tidak bernyawa oleh ibu kandungnya, Inaq Juliadi alias Jemuk (49). Saat ditemukan korban dalam kondisi tergantung di plapon menggunakan kain warna merah.

- Advertisement -

“Rabu, 7 April 2021, sekitar pukul 08.00 Wita ibunya datang ke rumah korban untuk membangunkan sarapan. Setelah memanggil korban berkali-kali namun tidak ada jawaban, ibunya langsung membuka pintu dan melihat anaknya sudah tergantung di kamar,” jelas IPTU Sri Bagyo, dalam keterangan tertulis yang diterima Harian NTB, Rabu (7/4/2021).

Kemudian, ibu korban sontak berteriak melihat Nuridan dalam keadaan tergantung, dan memanggil warga untuk menurunkan korban. Setelah diturunkan, warga langsung mengecek kondisi korban. Namun, korban sudah tidak bernyawa.

“Dari keterangan pihak keluarga, korban tidak memiliki riwayat penyakit. Sementara dari keterangan Ibunya, korban mengalami defresi karena sudah lama ditinggal oleh istrinya. Istri korban juga selalu menuntut agar korban segera menceraikannya namun korban tidak mau bercerai,” kata Bagyo.

Dikatakan, korban sempat bekerja di Sulawesi. Sepulangnya dari Sulawesi, korban selalu menyendiri dan diduga mengalami gangguan jiwa dan sempat dirawat jalan di Panti Sosial Selebung.

“Dari hasil rapat keluarga, seluruh keluarga bersepakat untuk tidak melakukan outopsi dan membuat surat penolakan Outopsi. Keluarga menyadari kejadian ini sebagai musibah. Korban akan dimakamkan Ba’da Ashar di pemakaman Dusun Sintung Tengah Desa Karang Sidemen,” katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan kordinasi dengan pihak Puskesmas Tanak Beak, kata Bagyo, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban murni meninggal dunia karena gantung diri.

“Adapun tindakan yang kami lakukan yakni mendatangi dan Olah TKP, Mengamankan Barang Bukti, Kordinasi dengan Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan awal atau visum terhadap mayat, Interogasi saksi-saksi dan keluarga korban di sekitar TKP, serta membuatkan surat penolakan Outopsi,” tutup Bagyo. (DMS)

- Advertisement -

Related Articles

Stay Connected

1,929FansSuka
3,257PengikutMengikuti
17PengikutMengikuti
- Advertisement -

Latest Articles