Sabtu, Februari 7, 2026

Konservasi Pohon Langka: Langkah Nyata Yang Harus Diperhatikan dan Mulai Dilakukan

HarianNTB.com â€” Sumbawa dikenal sebagai salah satu wilayah yang kaya akan sumber daya alam, mulai dari hutan, lahan pertanian, hingga kawasan pesisir yang menopang kehidupan masyarakat. Namun di balik potensi tersebut, ancaman terhadap keberlanjutan lingkungan khususnya keberadaan pohon dan tutupan hijau semakin nyata dan tidak bisa lagi diabaikan. Konservasi pohon bukan lagi sekedar wacana, melainkan kebutuhan mendesak yang harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan, khususnya konservasi pohon-pohon langka khas sumbawa.

Pohon langka sumbawa, seperti jenis-jenis pohon hutan kering dan tanaman endemik yang hanya tumbuh pada kondisi ekologis tertentu, salah satu contoh nyata ialah Pohon Lian (Liana/Purba): Dikenal sebagai pohon purba, terutama di Kecamatan Lunyuk, yang menjadi tempat bersarang lebah madu raksasa (Apis dorsata). Pohon ini dianggap langka dan menjadi ikon pelestarian setempat dan dapat menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat yang berburu madu hutan.

Pohon-pohon langka tersebut kini berada dalam tekanan serius akibat alih fungsi lahan, penebangan, serta minimnya kebijakan perlindungan yang begitu spesifik. Ironisnya, keberadaan pohon-pohon langka tersebut masih sering dipandang sebatas sebagai sumber kayu, bukan sebagai sebuah aset biologis dan identitas lingkungan daerah yang harus dijaga.

- Advertisement -

Konservasi pohon langka di sumbawa seharusnya menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah daerah, walaupun pemerintah daerah sudah melakukan program penghijauan di sumbawa. Program penghijauan yang bersifat seremonial tidak akan cukup tanpa perlindungan hukum terhadap pohon langka dan endemik. Tanpa regulasi yang tegas dan terarah, upaya konservasi yang akan dilakukan kedepannya hanya menjadi suatu kegiatan simbolis tanpa dampak nyata.

Langkah nyata konservasi pohon langka di sumbawa sebenarnya dapat dimulai dari tingkat desa. Pemerintah desa di sumbawa dapat menetapkan kawasan lindung desa atau hutan adat yang berfungsi sebagai tempat perlindungan pohon-pohon langka. Selain itu melakukan pendataan dan pemetaan pohon-pohon langka yang masih tersisa sangat perlu untuk dilakukan agar tidak hilang tanpa jejak yang diakibatkan karena pembangunan dan pertanian yang tidak terkendali.

Di Lingkungan sekolah, konservasi pohon langka dapat dilakukan melalui program edukasi lingkungan dan kebun bibit sekolah. sekolah dapat melakukan penanaman dan merawat bibit pohon langka lokal sebagai bagian dari pembelajaran, sehingga generasi muda Sumbawa tidak hanya mengenal pohon tersebut secara teori, akan tetapi mereka juga terlibat langsung dalam upaya pelestariannya. Pendidikan lingkungan seperti ini penting untuk menanamkan kesadaran konservasi sejak dini.

Sementara itu, Komunitas dan kelompok masyarakat dapat berperan sebagai penggerak utama konservasi pohon langka di tingkat akar rumput. Kegiatan seperti melakukan penanaman pohon endemik, kampanye pelestarian, hingga melakukan pengawasan terhadap aktivitas penebangan liar dapat menjadi bentuk nyata kontribusi dari masyarakat. Tanpa dukungan dari komunitas, kebijakan-kebijakan konservasi akan sulit bekerja secara efektif.

Sudah saatnya pemerintah daerah Sumbawa mengambil langkah yang lebih tegas dan terarah dalam melindungi pohon-pohon langka yang tersisa. Konservasi tidak boleh hanya menjadi sebuah harapan pembangunan berkelanjutan, akan tetapi harus diwujudkan dalam kebijakan yang berpihak pada kelestarian lingkungan. Jika pohon langka Sumbawa terus dibiarkan hilang, maka yang tersisa hanyalah penyesalan dan kerusakan ekosistem yang sulit dipulihkan.

Konservasi pohon langka Sumbawa adalah tanggung jawab kita bersama. Langkah nyata harus dimulai dari sekarang, sebelum kekayaan hayati yang menjadi identitas daerah ini benar-benar menghilang.

*) Penulis: Khalidan — Penggiat Konservasi dan Lingkungan

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, bukan tanggung jawab redaksi harianntb.com

- Advertisement -

Related Articles

Stay Connected

1,929FansSuka
3,257PengikutMengikuti
22PengikutMengikuti
- Advertisement -

Latest Articles