Gerung, HarianNTB.com – Kepolisian Lombok Barat menyampaikan terdapat empat tersangka baru dalam kasus kematian Brigadir Esco Faska Rely, anggota Intel Polsek Sektor Sekotong Lombok Barat.
Wakapolres Lombok Barat, Kompol I Kadek Metria saat melakukan konferensi pers di Polres Lombok Barat, pada Kamis (16/10) sore menyampaikan, bahwa empat tersangka tersebut, yakni berinisial AS, kedua inisial DR, dan inisial B yang ke empat inisial HN.
“Berdasarkan hasil penyelidikan penyidikan penetapan tersangka pertama inisial AS, kedua inisial DR, dan inisial B yang ke empat inisial HN,” jelas Wakapolres Lombok Barat, Kompol I Kadek Metria saat melakukan konferensi pers di Polres Lombok Barat, pada Kamis (16/10) sore.Â
Dikatakan, semua tersangka bertempat tinggal di kampung yang sama di Kecamatan Lembar, Lombok Barat.
Selain itu, sebelumnya polisi juga telah menetapkan seorang anggota Polisi Wanita (Polwan) Brigadir Rizka Sintiyani yang merupakan istri Brigadir Esco yang turut ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Rizki turut hadir sebagai tersangka saat dilakukan rekonstruksi di rumahnya sekaligus rumah korban Brigadir Esco di Nyiur Lembang, Lombok Barat.
Wakapolres Lombok Barat menyebutkan, motif dalam kasus kematian Brigadir Esco diduga karena faktor ekonomi.
“Motif diduga karena perselisihan faktor ekonomi yang berujung tindak kekerasan,” ungkap Wakapolres.
Hal serupa juga disampaikan Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata dalam konfrensi pers di Polres Lombok Barat.
“Motifnya adalah ekonomi,” ucap Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata.
Namun, fakta-fakta belum bisa disampaikan lengkap. Hal tersebut nantinya akan disampaikan pada proses persidangan.
Selain itu, dirinya juga menyebutkan berdasarkan hasil penyidikan Brigadir Esco meninggal disebabkan karena luka dibagian belakang kepala.
“Berdasarkan fakta penyidikan dan juga hasil outopsi keterangan ahli dokter forensik kemarin juga kita sudah rekonstruksi jadi ada beberapa luka yang ada ditubuh korban, dimana penyebab kematiannya itu ada di bagian belakang kepala,” ungkap Kasat Reskrim AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata

