Mataram, HarianNTB.com — Seorang Pendaki berinisial BE (45) Rabu, 16 Juli 2025 korban telah berhasil dievakuasi dengan menggunakan helikopter pada pukul 17.00 WITA.
“Korban selanjutnya langsung diterbangkan ke salah satu Rumah Sakit di Bali untuk mendapatkan tindakan medis lebih lanjut,” jelas Kepala Balai TNGR Yarman dalam keterangannya, Rabu (16/7/25).
Sebelumnya, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani melaporkan terkait pendaki asal Swiss mengalami kecelakaan di Gunung Rinjani.
“Pada Rabu, 16 Juli 2025, sekitar pukul 11.25 WITA, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani menerima laporan adanya kecelakaan dari guide dan porter yang mendampingi korban. Lokasi kejadian berada sekitar 25 menit sebelum Jembatan Besi menuju Danau Segara Anak,” jelas Kepala Balai TNGR Yarman dalam keterangannya, Rabu (16/7/25).
Atas kejadian tersebut, pihaknya kemudian langsung melakukan koordinasi dengan tim EMHC untuk mempersiapkan logistik dan peralatan evakuasi.
“Tim BTNGR, medis EMHC dan personel Rinjani Squad dari Pos 2 telah bergerak menuju lokasi kejadian,” jelasnya.
Untuk mempercepat evakuasi pihaknya juga melakukan koordinasi dilakukan dengan Kantor SAR Mataram dan Pos SAR Kayangan, sekaligus permintaan evakuasi udara dengan pihak Bali Air selaku operator helikopter.
Atas peristiwa ini, Kantor SAR Mataram dan Pos SAR Kayangan diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi sebelum akhirnya berhasil dievakuasi menggunakan helikopter pada pukul 17.00 Wita. (Red)

