Sabtu, Januari 24, 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Potensi Banjir Rob di Wilayah Pesisir NTB

Mataram, HarianNTB.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir Rob di wilayah pesisir di Nusa Tenggara Barat (NTB) selama 11 hari, mulai 5 hingga 16 Juli 2025. 

Kepala Stasiun Meteorologi ZAM, Satria Topan Primadi dalam laporannya pada Sabtu (5/7/25)   menyampaikan, terdapat sebanyak 18 wilayah kawasan pesisir yang berpotensi terdampak mengalami banjir Rob.

Disebutkan untuk Pulau Lombok seperti Ampenan, Sekarbela, Gerung, Lembar, Pemenang, Jerowaru, Labuhan Lombok. 

- Advertisement -

Selanjutnya untuk Kabupaten Sumbawa yakni Sumbawa dan Labuhan Badas. Sedangkan Bima yakni Labuhan Badas, Palibelo, Woha, Bolo, Langgudu, Soromandi, Sape, Rasanae Barat, Hu’u, dan Asakota.

Dijelaskan, perkiraan cuaca di wilayah Lembar yakni tinggi gelombang laut diperkirakan mencapai 0,1 hingga 2,5 meter, dengan pasang maksimum lebih dari 1,9 meter. Waktu pasang tertinggi di Lembar terjadi antara pukul 08.00–13.00 WITA, sedangkan di Sape berlangsung pukul 09.00–15.00 WITA.

Sementara itu, kondisi cuaca selama periode tersebut diprediksi cerah berawan hingga hujan ringan, dengan angin bertiup dari timur ke barat daya berkecepatan 5–25 knot.

BMKG menghimbau masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir Lombok dan Bima agar waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Air Laut, seperti adanya banjir Rob.

“Masyarakat di sekitar pesisir Lombok dan Bima, bantaran sungai dan daerah yang lebih rendah dihimbau tetap waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Air Laut, seperti adanya banjir Rob,” Imbau Satria. (Red)

- Advertisement -

Related Articles

Stay Connected

1,929FansSuka
3,257PengikutMengikuti
22PengikutMengikuti
- Advertisement -

Latest Articles