Senin, Januari 19, 2026

Tidak Ada di Lokasi Awal, Pendaki Brasil Belum Ditemukan Hingga di Kedalaman 300 Meter

Mataram, HarianNTB.com – Pendaki wanita asal Brasil berinisial JDSP (27) belum berhasil di evakuasi oleh Tim SAR gabungan hingga saat ini pada Minggu (22/6/25).

Hal tersebut disebabkan karena korban tidak berada di titik lokasi awal jatuh setelah sebelumnya di pantau melalui drone.

Atas kejadian tersebut, pada Sabtu (21/6/25) pukul 20.00 Wita, tim memperluas area pencarian hingga di kedalaman 300 meter.

- Advertisement -

“Pukul 20.00 Wita, tim telah turun hingga 300 meter namun belum menjangkau korban, berusaha memanggil korban tapi tidak ada sahutan ataupun respon dari korban,” jelas Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Yarman dalam keterangannya, Minggu (22/6/25).

Dikatakan, salah satu anggota tim harus bermalam di tebing pada kedalaman 200 meter (flying camp) untuk menemukan korban. 

Selanjutnya, pada Minggu, (22/6/25) pagi, upaya pencarian kembali dilakukan dengan memperpanjang tali dan menerbangkan drone thermal.

Namun, pada pukul 10.00 Wita, “Informasi visual dari drone menunjukkan korban tidak lagi berada di titik sebelumnya,” jelasnya.

Kemudian, upaya terus dilakukan oleh Tim SAR untuk mencari korban, namun pencarian dihentikan karena terganggu oleh kabut tebal dan cuaca basah.

“Upaya lanjutan terganggu oleh kabut tebal dan cuaca basah, sehingga drone thermal belum dapat digunakan maksimal,” katanya.

Hingga informasi ini dimuat, pendaki wanita asal Brasil tersebut belum ditemukan. (Red)

- Advertisement -

Related Articles

Stay Connected

1,929FansSuka
3,257PengikutMengikuti
22PengikutMengikuti
- Advertisement -

Latest Articles