Senin, Juli 4, 2022

Belum dapat Bantuan, Korban Gempa Lombok Utara 3 Tahun Tinggal di Huntara

Tanjung, HarianNTB.com –  Nugranom (50), salah satu korban gempa di Dusun Semokan, Desa Batu Rakit, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara sudah tiga tahun tinggal di Hunian Sementara (Huntara) pasca Gempa 2018.

Ia tinggal di Huntara tersebut, karena rumahnya mengalami rusak berat akibat gempa tiga tahun lalu dan hingga saat ini hanya tersisa pondasi.

“Rumah saya rusak berat akibat gempa malam Minggu itu, pondasinya masih sampai sekarang,” ujar Nugranom kepada Jurnalis Harian NTB, Rabu (15/12/2021).

- Advertisement -

Dikatakan, hingga sampai saat ini ia belum mendapatkan bantuan Rumah Tahan Gempa (RTG) dari pemerintah.

“Bantuan belum ada, rusak ringan, rusak sedang, apalagi rusak berat tidak ada, kabar-kabar bantuan itu tidak ada,” katanya.

Hal itu dibenarkan Kepala Dusun Semokan Desa Batu Rakit Kecamatan Bayan, Dulsalam saat ditemui Harian NTB, bahwa rumah milik Nugranom saat ini hanya tinggal pondasi akibat gempa 2018.

“Hingga saat ini rumahnya Nugranom akibat gempa hanya tinggal pondasi,” kata Dulsalam.

Atas kondisi tersebut, kata Dulsalam, ia membangunkan satu unit Huntara yang didapat dari relawan.

Selain itu, Nugranom sudah diusulkan untuk mendapatkan bantuan RTG dan sudah masuk dalam SK 27. Namun, sampai saat ini informasinya tidak ada.

“Sudah diusulkan dan masuk di SK 27. Namun sampai saat informasinya tidak jelas,” katanya.

Hal serupa juga disampaikan Kepala Desa Batu Rakit Agus Karyawanto saat dikonfirmasi Harian NTB, bahwa semua warga korban gempa yang ada di Desa Batu Rakit sudah diusulkan,  namun sampai saat ini masih ada yang belum realisasi.

“Untuk masyarakat Batu Rakit semua sudah terdata dan ada di SK, cuma persoalan sekarang SK 25-27 belum terealisasi, bahkan ada yang sudah mendapatkan buku tabungan namun belum realisasi,” katanya. (DMS)

- Advertisement -

Related Articles

Stay Connected

1,929FansSuka
3,257PengikutMengikuti
19PengikutMengikuti
- Advertisement -

Latest Articles