Rabu, Oktober 27, 2021

Manfaatkan Urine Sapi, KKN Unram Produksi Pupuk Cair Organik

Giri Menang, HarianNTB.com – Bekerjasama dengan kelompok Tani Ternak Putra Gembala, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Unram 2021 di Senteluk, Batulayar, Lombok Barat manfaatkan urine sapi untuk dijadikan pupuk cair organik (Biourine).

Kelompok Tani Ternak yang diketuai Saufi Hamdani telah menjalankan program ini sejak 2017 hingga sekarang.

Program yang sekaligus disusun mahasiswa KKN Unram 2017 ini berangkat dari keresahan warga, khususnya warga dusun Senteluk Daya yang merasa terganggu dengan limbah kotoran sapi yang dibiarkan begitu saja. Sehingga muncul ide pemanfaatan limbah kotoran sapi ini untuk dijadikan Biourine.

- Advertisement -

Seperti kelompok KKN sebelumnya, kelompok KKN Tematik Unram 2021 yang bertema “Ketahanan Pangan” ini akan melanjutkan program kerjasama tersebut dan saat ini sedang dalam proses pembuatan Biourine di kandang sapi kolektif dusun Senteluk Daya.

Urine sapi yang di peroleh dari kandang kolektif tersebut akan melalui beberapa proses. Pertama, urine sapi dialirkan  kedalam bak penampungan, kemudian di lakukan aerasi dengan cara memompa urine ke dalam bak penampungan memakai mesin. Urine tersebut kemudian dinaikan ke dalam bak yang terletak setinggi 2,5 meter diatas bak penampungan. Selanjutnya dialirkan kembali ke bawah dengan melewati beberapa tangga sehingga urine yang mengalir ke bawah akan terurai dan kontak dengan udara (proses aerasi).

Proses tersebut dilakukan selama 24 jam hingga urine tidak berbau urea, karena ureanya sudah menguap ke udara. Selanjutnya urin sapi difermentasi dengan larutan induk jamur Trichoderma spp dan bubuk daun kopi selama kurang lebih dua minggu. Barulah pupuk cair organik tersebut siap digunakan.

Dari beberapa kali percobaan penggunaan biourine ke tanaman bawang dan padi, telah terbukti bahwa hasil panen yang didapatkan lebih banyak dibanding menggunakan pupuk lain. Selain hasil panen yang lebih melimpah, pemanfaatan urine sapi menjadi biourine ini juga dapat mengurangi limbah ternak dan menjadi pemasukan tambahan bagi para peternak.

Saufi berharap program ini dapat terus berjalan sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para peternak dan masyarakat Senteluk pada umumnya.

Melihat berbagai manfaat tersebut, ketua kelompok KKN Tematik Unram 2021 Abdurrahman mengungkap bahwa dalam waktu dekat akan diadakan sosialisasi tentang pemanfaatan limbah ternak.

“Rencananya kami akan melakukan sosialisasi sekaligus pelatihan pengolahan limbah ternak, khususnya bagi para peternak yang ada di desa Senteluk,” pungkasnya.

***
*) Penulis Jurnalisme Warga Harian NTB:
Lina Febriani – Universitas Mataram.

*) Artikel ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, bukan tanggung jawab redaksi HarianNTB.com.

- Advertisement -

Related Articles

Stay Connected

1,929FansSuka
3,257PengikutMengikuti
17PengikutMengikuti
- Advertisement -

Latest Articles