Senin, Oktober 25, 2021

28.760 Vaksin Covid-19 di NTB, Diprioritaskan untuk Tenaga Kesehatan

Mataram, HarianNTB.com – Sebanyak 28.760 dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac asal China tiba di Nusa Tenggara Barat melalui Bandara Internasional Lombok (BIL) pada Selasa (5/1/2021) kemarin.

Puluhan ribu dosis vaksin Covid-19 tersebut, akan diberikan kepada tenaga kesehatan di NTB.

‘’Jadi hari ini sesuai dengan total pengiriman, telah dikirim 15 koli vaksin covid-19 dengan jumlah 28.760 dosis. Ini dipakai untuk tenaga kesehatan yang ada di Nusa Tenggara Barat’’ Jelas Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr. Nurhandini Ekadewi saat jumpa pers di Gedung Cold Chain Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Selasa (5/1/2021)

- Advertisement -

Dikatakan, dari 28.760 dosis tersebut akan diperuntukkan untuk 14.380 orang, karena akan divaksin sebanyak 2 kali atau 2 dosis.

Dirinya juga menyebutkan, sebelum melakukan vaksinisasi pihaknya akan melakukan sekreaning terlebih dahulu.

Hal itu dilakukan, karena ada beberapa kelompok yang tidak boleh untuk divaksin seperti ibu hamil dan menyusui, orang dengan riwayat alergi berat terhadap vaksin, riwayat penyakit pembekuan darah yang tidak terkontrol, orang dengan riwayat penyakit gangguan imun serta penyakit kronis tertentu (12 Penyakit).

“Ibu hamil, ibu menyusui tidak boleh, kemudian penyakit-penyakit kronis tertentu (12 penyakit-red) ” katanya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa pengiriman Vaksin ini akan dilakukan dalam tiga tahap. Tahap awal bulan Januari ini akan di prioritaskan bagi tenaga medis. Kemudian, tahap kedua untuk para petugas pemberi layanan, dan tahap ketiga bagi masyarakat umum.

Meskipun sudah tersedia Vaksin Covid-19, dirinya tetap mengingatkan agar masyarakat harus tetap menggunakan protokol kesehatan hingga orang-orang memiliki Herd Immunity.

Menurutnya, vaksin tidak bisa menjamin orang akan terbebas dari penularan, namun Vaksin akan berfungsi untuk memperkecil resiko gangguan penyakait yang diakibatkan oleh Covid-19.

“Seseorang yang sudah divaksin tidak berarti akan kebal terhadap Virus, namun jika orang yang sudah tertular terinveksi maka resiko gangguan yang ditimbulkan akan lebih kecil sehingga akan lebih mudah untuk sembuh” paparnya. (DMS)

- Advertisement -

Related Articles

Stay Connected

1,929FansSuka
3,257PengikutMengikuti
17PengikutMengikuti
- Advertisement -

Latest Articles