Senin, Oktober 25, 2021

Final, Keluarga Besar Sarifudin Dukung NADI di Pilkada KLU

Tanjung, HarianNTB.com – Keluarga Besar Wakil Bupati Lombok Utara (KLU) H. Sarifudin, SH., MH,  memberikan dukungan kepada Najmul-Suardi (NADI) di Pemilihan Kepala Daerah Lombok Utara 2020.

Hal itu disampaikan Najamudin selaku adik kandung Sarifudin kepada Harian NTB usai melakukan Deklarasi Gerakan Rakyat Dukung Najmul-Suardi (GARDU NADI) di Kediaman orang tua Sarifudin di Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, Jum’at (30/10/2020).

”Teman-teman bisa lihat tadi di acara deklarasi, semua orang tua saya, baik ibu-bapak, saudara-saudara dan misan-misan saya, semua saya hadirkan sebagai bukti bahwa kami keluarga besar sudah final menyatakan dukungan ke bapak Najmul Akhyar dan H. Suardi’’ jelas Najamudin kepada Harian NTB usai deklarasi Gardu.

- Advertisement -

Dirinya juga mengatakan, bahwa selama ini pihak NADI sudah menunggu keputusan terkait arah dukungan keluraga besar Sarifudin di Pilkada KLU.

”Selama ini beliau menunggu (NADI-red) keputusan dari keluarga besar dari pak Wabup (PLT Bupati KLU-red) untuk menentukan arah dukungan’’ Jelasnya.

”Melalui deklarsi ini, insya Allah teman-teman dan keluarga besar di Lombok Utara yang dulu mendukung di paket NASA, insya Allah akan bersama kita’’ Ungkap Najamudin.

Sebagai upaya untuk mendukung NADI, dirinya dan keluarga besar Sarifudin sudah tergabung dalam GARDU NADI sebagai bentuk dukungan.

Sementara itu, Ketua GARDU NADI Abdullah saat ditemui Harian NTB usai melakukan deklarasi membenarkan hal tersebut.

”Yang ada di Gardu ini adalah pengurus Gerindra yang tidak terakomodir di pengurusan DPC kabupaten Lombok Utara, yang kedua keluarga besar dari bapak H. Sarifudin, SH., MH., selaku wakil bupati (PLT Bupati-red), yang ketiga seluruh simpatisan bapak Sarifudin’’ Jelasnya.

Ketika ditanya oleh waratawan Harian NTB, kenapa memilih NADI daripada mendukung paslon yang diusung oleh partainya sendiri. Abdullah menilai cacat prosedur karena tidak melalui rapat internal untuk menentukan siapa yang akan diusung.

”Kami menilai cacat prosedur yang dilakukan oleh pengurus di DPC Gerindra yang kemudian hari ini tidak mengakomodir kami karena proses ini mestinya dilakukan, ada rapat kordinasi di internal untuk kemudian kita menentukan siapa yang akan diusung oleh partai’’ Ungkap Abdullah selaku ketua  Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPC Gerindra KLU.

”Kalau proses itu dilakukan maka kami akan samikna wa atokna, kami akan mengikuti arahan dan perintah partai, tetapi proses itu yang tidak dilakukan maka kami juga mengambil sikap untuk kemudian tidak ikut dengan apa yang menjadi arahan partai di tingkatan DPC’’ Jelas Abdullah kepada Harian NTB. (DMS)

- Advertisement -

Related Articles

Stay Connected

1,929FansSuka
3,257PengikutMengikuti
17PengikutMengikuti
- Advertisement -

Latest Articles