Bima, HarianNTB.com — Sebanyak 9 pemancing tenggelam usai dua perahu yang ditumpangi menabrak tebing di perairan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu (3/12/205) pagi.
Kedua perahu menabrak tebing akibat cuaca buruk, satu orang pemancing, Rusli (54), dilaporkan hilang. Sementara 8 koran lainnya berhasil selamat.
“Perahu pemancing menabrak tebing. Kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan mengalami gelombang besar dan angin kencang saat kejadian,” jelas Koordinator Pos SAR Bima, M. Darwis dalam keterangannya, Rabu (3/12/25).
Dijelaskan, bahwa sebelumnya terdapat dua perahu membawa Sembilan pemancing berangkat dari Lokasi Dumu menuju Spot So Moa–Karumbu.
Dikatakan, bahwa perahu pertama, membawa lima orang, sementara perahu kedua, berisi empat orang, termasuk korban.
Saat berada di perairan Langgudu, kata Darwis, kedua perahu dihempas gelombang besar hingga menabrak tebing sekitar pukul 05.00 WITA.
Delapan orang berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat bersama pihak berwajib, namun Rusli, yang beralamat di Penaraga, Kota Bima, hingga kini belum ditemukan.
Atas kejadian tersebut, Kantor SAR Mataram yang mendapatkan informasi langsung memberangkatkan Tim Rescue Pos SAR Bima ke lokasi kejadian di perairan Langgudu untuk melaksanakan operasi pencarian.
“Kami telah melakukan pencarian sejak pagi tadi bersama unsur potensi SAR yang ada di wilayah Bima,” kata Darwis.
Operasi SAR terfokus pada korban hilang dengan melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur, BPBD Bima, Dinsos Bima, TNI AL Bima, Polsek Langgudu, Polairud Bima, TSBK Kota Bima, Potensi 204, Nelayan dan warga setempat. (Red)

