Praya, HarianNTB.com – Bupati Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Lalu Pathul Bahri mengharapkan persoalan pengusiran pemandu wisata (guide) di objek wisata Pantai Ekas di Lombok Timur tidak perlu diperpanjang.
Hal itu disampaikan Bupati Lombok Tengah dihadapan para Aparatur Sipil Negara (ASN)!di Kantor Bupati Lombok Tengah pada Jum’at, (20/6/25).
“Persoalan sosial yang terkait dengan kondisi keluarga besar kita di Lombok Timur, persoalan pantai ya sudah nggak usah diperpanjang hal-hal seperti itu,” kata Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri di hadapan jajarannya, Jum’at (20/6/25).
Menurutnya, persoalan tersebut tidak perlu diperdebatkan karena akan menimbulkan situasi memanas ditengah masyarakat.
“Kalau persoalan-persoalan itu kita perdebatkan menjadi memanas, menang jadi arang kalah jadi abu tidak ada artinya, nggak ada artinya omongan itu,” katanya.
Ia juga menyampaikan soal konsep kebangsaan, bahwa laut merupakan salah satu kekayaan yang dikuasi oleh negara yang dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
“Maka laut itu diambil oleh negara itu sebab ya leading sektornya bukan kita. Kita memelihara bumi air dan kekayaan alam yang ada di dalamnya untuk kemaslahatan orang banyak,” jelasnya.
Untuk itu, dirinya berharap persoalan yang terjadi di objek wisata Pantai Ekas harus diselesaikan dengan bijaksana.
“Kita diskusikan dengan Arif dan bijaksana,” harap Bupati. (Red)

