Senin, Januari 19, 2026

TNI AL Mataram Amankan 51.223 Benih Lobster Ilegal Senilai Rp 5 MiliarĀ 

Mataram, HarianNTB.com – Tim gabungan Pangkalan TNI Angkatan Laut (AL) Mataram bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil gagalkan aktivitas penangkapan Benih Bening Lobster (BBL) ilegal di perairan Dusun Liang Bagek, Desa Emang Lestari, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa.Ā 

Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku sebanyak 19 orang nelayan asal Lampung dan 2 orang pengepul di wilayah Perairan Liang Bagek, Desa Emang Lestari, pada Sabtu (14/6/25) lalu. 

“Kejadian bermula dari laporan masyarakat kepada Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB dan Tim Second Fleet Quick Response Lanal Mataram tentang adanya aktivitas ilegal Nelayan BBL asal Provinsi Lampung di perairan Dusun Liang Bagek,” jelas Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Mataram Kolonel Marinir A. Hady Alhasny dalam keterangan tertulis yang diperoleh Harian NTB, Selasa (17/6/25).

- Advertisement -

Selanjutnya, tim gabungan terjun ke lokasi dan melihat adanya aktivitas nelayan yang dicurigai sebagai nelayan BBL yang hendak melaksanakan pembongkaran hasil tangkapan BBL.

“Saat dilakukan penyergapan di tengah laut, salah satu nelayan terlihat menumpahkan salah satu styrofoam yang diduga berisi BBL ke laut, tim Gabungan juga memberikan tembakan peringatan agar para nelayan menghentikan semua aktivitas,” jelasnya. 

Atas kejadian tersebut, petugas berhasil mengamankan pelaku dan sejumlah barang bukti berupa Benih Bening Lobster sebanyak 51.223 ekor, 1 unit kendaraan Toyota Innova hitam Nomor polisi B1572 BYN, 12 unit Tanki bahan bakar, 2 karung jaring, 15 unit handphone, motor tempel 15 PK serta 2 bilah sangkur dan lampu longline.

“Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 unit kendaraan Toyota Innova warna hitam dengan nopol B1572 BYN, BBL sejumlah 51.223 ekor, motor tempel 15 PK, 12 unit tanki bahan bakar, 15 unit handphone, 2 karung jaring dan lampu longline, serta 2 bilah sangkur,” jelasnya. 

Sementara itu, 10 unit perahu yang digunakan oleh terduga pelaku telah dititipkan kepada ketua RW setempat.

“Adapun kerugian negara yang berhasil diselamatkan yaitu senilai Rp 5.019.854.000 (Lima Miliar Sembilan Belas Juta Delapan Ratus Lima Puluh Empat Ribu Rupiah),” pungkas Danlanal TNI AL Mataram Kolonel Marinir A. Hady Alhasny. (Red)

- Advertisement -

Related Articles

Stay Connected

1,929FansSuka
3,257PengikutMengikuti
22PengikutMengikuti
- Advertisement -

Latest Articles